TENTANG ASIS

Teknologi seharusnya
mendekatkan pendidikan,
bukan membatasinya.

ASIS—Sistem Informasi Sekolah—dibangun agar sekolah dan madrasah Indonesia dapat mengelola pendidikan secara utuh tanpa terhalang biaya lisensi, aplikasi yang terpisah, atau teknologi yang sulit digunakan.

GRATIS UNTUK SEKOLAHAMAN UNTUK SETIAP DATATERBUKA UNTUK GOTONG ROYONG
01
MENGAPA ASIS DIBANGUN

Sekolah tidak kekurangan aplikasi.
Sekolah kekurangan keterhubungan.

Data murid berada di satu tempat, nilai di tempat lain, keuangan dalam lembar kerja, presensi pada mesin terpisah, dan komunikasi keluarga tersebar di grup percakapan. Setiap bagian bekerja keras, tetapi informasi harus diketik dan dirapikan berulang kali.

ASIS lahir dari gagasan sederhana: satu aktivitas sekolah seharusnya cukup dicatat sekali, lalu memberi manfaat kepada seluruh pihak yang berwenang. Data SPMB menjadi buku induk, buku induk menghidupi akademik, akademik terhubung kepada keluarga, dan seluruh proses berubah menjadi informasi yang dapat membantu pimpinan serta Dinas.

Kami tidak ingin sekolah membeli banyak aplikasi untuk merasakan satu sekolah yang utuh. Karena itu, Core, Edu, Parent, Office, ID, dan Analytics dibangun sebagai enam layanan dari satu ekosistem.

AASISSistem Informasi Sekolah
SEBUAH NAMA, SEBUAH KOMITMEN

ASIS adalah Sistem Informasi Sekolah.

Bukan sekadar aplikasi administrasi, melainkan fondasi digital untuk seluruh perjalanan sekolah: kelembagaan, kesiswaan, akademik, keluarga, tata usaha, identitas, perangkat, komunitas, dan kebijakan pendidikan.

AAksesibel bagi seluruh sekolahSSatu data yang saling terhubungIInklusif untuk setiap bentuk pendidikanSSelalu tumbuh bersama komunitas
NILAI YANG MENJAGA ARAH

Keputusan produk dimulai dari prinsip.

Fitur boleh bertambah, teknologi boleh berubah, tetapi alasan ASIS dibangun harus tetap mudah dikenali.

01

Pendidikan lebih dahulu

Teknologi dipilih karena membantu sekolah, bukan sekadar terlihat modern.

02

Gratis bukan kualitas kedua

Sekolah Gratis memperoleh fitur dan fondasi keamanan aplikasi yang sama.

03

Satu data, banyak manfaat

Kurangi pekerjaan ulang dan jaga konsistensi informasi antarbagian.

04

Fleksibel tanpa kehilangan arah

PAUD, sekolah umum, SLB, PKBM, SMK, dan boarding dapat bekerja sesuai kebutuhannya.

05

Privasi berdasarkan kewenangan

Keterhubungan tidak berarti seluruh orang bebas melihat seluruh data.

06

Tumbuh secara gotong royong

Sekolah, keluarga, alumni, komunitas, dan Edukator dapat ikut berkontribusi.

BAGAIMANA ASIS BERTAHAN

Aplikasi gratis.
Keberlanjutan bersama.

ASIS tidak menjadikan biaya lisensi sebagai pintu masuk pendidikan digital. Seluruh aplikasi dapat digunakan gratis setelah sekolah melalui verifikasi dan antrean aktivasi.

Premium dan Premium Plus adalah kontribusi sukarela. Setelah kontribusi terkonfirmasi, sekolah diaktifkan langsung tanpa antrean serta memperoleh prioritas bantuan dan pengakuan kontributor—bukan fitur atau keamanan yang sengaja dikunci.

Pelajari model gotong royong →
AASIS GratisSeluruh aplikasi
Sekolah
Keluarga
Kontributor
EEdukator
PENDIDIKAN YANG TIDAK SERAGAM

Satu fondasi untuk banyak bentuk sekolah.

ASIS dirancang mengikuti keragaman pendidikan Indonesia, bukan memaksa seluruh lembaga bekerja dengan pola yang sama.

PA

PAUD & TK

Perkembangan dan administrasi pendidikan usia dini.

SD

SD & MI

Kelas, pembelajaran, rapor, dan hubungan keluarga.

SP

SMP & MTs

Akademik, organisasi, kegiatan, dan kedisiplinan.

SA

SMA & MA

Peminatan, evaluasi, kelulusan, dan studi lanjut.

SK

SMK & MAK

Program keahlian, industri, PKL, dan kompetensi.

SL

SLB

Layanan fleksibel untuk pendidikan khusus.

PK

PKBM

Warga belajar, tutor, dan pendidikan nonformal.

AB

Paket A/B/C

Pendidikan kesetaraan hingga kelulusan.

BR

Boarding

Akademik dan kehidupan asrama dalam satu data.

PT

Perguruan Tinggi

Pengembangan ekosistem berikutnya.

Segera Hadir
ABFOUNDER ASISMembawa ASIS sebagai masa depan pendidikan Indonesia.
SAMBUTAN FOUNDER

Akbar Bahaulloh

Founder ASIS · Pendiri & Direktur Puskomedia Indonesia

"Pendidikan Indonesia layak punya fondasi digital yang setara—gratis, terhubung, dan berpihak pada guru serta siswa. Saya membangun ASIS untuk menjadi masa depan itu."

Akbar Bahaulloh mendirikan ASIS dari satu keyakinan: teknologi pendidikan tidak boleh menjadi barang mewah. Setiap sekolah dan madrasah—negeri maupun swasta, di kota maupun pelosok—berhak atas sistem yang utuh tanpa terganjal biaya lisensi.

Berbekal lebih dari satu dekade membangun sistem informasi dan layanan digital untuk masyarakat melalui Puskomedia, ia kini memusatkan energinya pada pendidikan. Baginya, ASIS bukan sekadar aplikasi sekolah, melainkan infrastruktur bersama yang dicita-citakan menjadi tulang punggung transformasi pendidikan Indonesia.

Arahnya jelas: satu ekosistem tempat data cukup dicatat sekali lalu bermanfaat bagi semua—tempat sekolah, keluarga, dan pemerintah bergerak dari kenyataan yang sama—menuju pendidikan yang lebih terhubung, lebih adil, dan lebih siap menghadapi masa depan.

GratisUntuk semua sekolah & madrasah6Layanan dalam satu ekosistemASISFounder & pengarah visi
SARANA UNTUK MEWUJUDKAN ASIS

Puskomedia, Pustekno, dan komunitas pendidikan.

ASIS didirikan oleh Akbar Bahaulloh dan dikembangkan melalui Puskomedia Indonesia Kreatif serta Pustekno. Keduanya menjadi sarana teknologi, pengetahuan, dan kolaborasi untuk mengubah gagasan ASIS menjadi layanan yang dapat digunakan sekolah.

Pengembangannya terus diperkaya oleh pengalaman sekolah, pendidik, operator, orang tua, praktisi, dan komunitas pendidikan.

P
SARANA PENGEMBANGAN

Puskomedia Indonesia Kreatif

Teknologi dan pengembangan ekosistem digital.

PT
SARANA PENGEMBANGAN

Pustekno

Teknologi dan transformasi pelayanan.

KOLABORATOR

Pendidikan Indonesia

Sumber pengalaman, kebutuhan, kritik, dan arah pengembangan.

ARAH YANG INGIN DITUJU

Bukan sekolah yang melayani sistem.
Sistemlah yang harus melayani pendidikan.

ASIS akan terus berkembang sebagai infrastruktur bersama yang mengurangi beban administrasi, memperkuat hubungan sekolah dan keluarga, serta membantu kebijakan pendidikan lebih dekat dengan kenyataan lapangan.

Hari ini

Sekolah terintegrasi

Seluruh layanan PRD tersedia untuk pendidikan sekolah dan kesetaraan.

Berikutnya

Jejaring semakin kuat

Lebih banyak sekolah, Dinas, perangkat terverifikasi, dan Edukator.

Masa depan

Pendidikan tinggi

Perluasan ekosistem untuk perguruan tinggi sedang dipersiapkan.

ASIS MILIK GERAKAN PENDIDIKAN

Gunakan dengan bebas.
Bangun bersama-sama.

Mulai dari sekolah Anda, bagikan pengalaman, dan bantu teknologi pendidikan Indonesia tumbuh dengan cara yang lebih adil.

Daftar sekolah gratis →Ikut bergotong royong