Guru Pembimbing Khusus GPK: Peran di Sekolah Inklusi
Peran guru pembimbing khusus GPK di sekolah inklusi: tugas harian, kolaborasi dengan guru kelas dan orang tua, dokumen PPI, serta cara sekolah mendukungnya.
Panduan praktis mengajar murid Tuli di kelas reguler: posisi duduk, cara memberi instruksi, media visual, penilaian, dan kerja sama dengan orang tua.
Semakin banyak murid Tuli belajar di sekolah inklusif. Data Kemendikdasmen menyebutkan sekitar 217 ribu dari 381 ribu peserta didik berkebutuhan khusus kini belajar di sekolah inklusif. Bagi guru kelas reguler, mengajar murid Tuli bisa terasa menantang, terutama jika belum pernah mendapat pelatihan.
Kabar baiknya, banyak penyesuaian sederhana yang langsung bisa dilakukan. Panduan ini merangkum langkah praktis mengajar murid Tuli di kelas reguler.
Setiap murid Tuli berbeda. Sebelum menyusun strategi, cari tahu:
Tanyakan langsung kepada murid dan orang tuanya. Mereka paling tahu apa yang membantu.
Instruksi lisan mudah terlewat. Biasakan menuliskan tujuan pelajaran, langkah tugas, tenggat pengumpulan, dan kosakata baru. Kebiasaan ini membantu semua murid, bukan hanya murid Tuli.
Guru tidak harus fasih BISINDO untuk mulai. Menguasai beberapa isyarat dasar seperti salam, terima kasih, dan "paham?" sudah membuat murid merasa diterima. Libatkan juga teman sekelas agar mereka bisa berkomunikasi dengannya.
Orang tua adalah mitra utama. Sampaikan perkembangan murid secara rutin, termasuk hal kecil seperti keberanian bertanya di kelas atau kemajuan menulis. Catatan seperti ini sering lebih bermakna daripada angka.
Guru tidak harus berjalan sendiri. Ajukan kepada Kepala Sekolah pelatihan BISINDO untuk guru, guru pendamping khusus, dan kerja sama dengan SLB terdekat atau komunitas Tuli.
Mengajar murid Tuli membutuhkan waktu dan perhatian lebih. Masalahnya, waktu guru sering habis untuk administrasi yang berulang. ASIS hadir dengan visi agar guru kembali menjadi pendidik, bukan operator.
Di ASIS, data murid cukup dicatat sekali lalu dipakai untuk presensi, nilai, dan rapor. Guru dapat menulis catatan perkembangan khusus untuk murid Tuli, dan orang tua bisa membacanya lewat ASIS Mobile. Untuk media visual, guru bisa memakai lab interaktif di Studio dan buku pelajaran di Pustaka, semuanya dengan akun yang sama.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk sekolah inklusif dan SLB. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Daftarkan sekolah Anda di asis.id.
Sumber data: RRI – Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Bilingual Murid Tuli.
Peran guru pembimbing khusus GPK di sekolah inklusi: tugas harian, kolaborasi dengan guru kelas dan orang tua, dokumen PPI, serta cara sekolah mendukungnya.
Apa itu sistem informasi pondok pesantren? Pengertian, komponen, cara kerja dari data santri sampai laporan, dan manfaatnya bagi pengasuh, ustaz, dan wali.
Contoh berita acara rapat kenaikan kelas siap pakai: format lengkap, cara mengisi tiap bagian, lampiran wajib, dan kesalahan yang sering terjadi.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.