Guru Pembimbing Khusus GPK: Peran di Sekolah Inklusi
Peran guru pembimbing khusus GPK di sekolah inklusi: tugas harian, kolaborasi dengan guru kelas dan orang tua, dokumen PPI, serta cara sekolah mendukungnya.
Contoh SK pembina ekstrakurikuler lengkap dengan bagian menimbang, mengingat, memutuskan, dan lampiran, plus cara menyusun, menomori, dan mengarsipkannya.
Setiap awal tahun ajaran, Kepala Sekolah perlu menetapkan pembina untuk setiap kegiatan ekstrakurikuler. Penetapan ini dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) pembina ekstrakurikuler.
SK ini bukan sekadar formalitas. SK menjadi dasar tugas tambahan guru, bukti kegiatan saat akreditasi, dan pegangan bila ada kegiatan di luar sekolah. Tulisan ini memberikan contoh SK pembina ekstrakurikuler beserta cara menyusunnya.
SK sekolah umumnya terdiri dari:
KEPUTUSAN KEPALA [NAMA SEKOLAH] NOMOR: [nomor]/[kode]/[bulan]/[tahun]
TENTANG PENETAPAN PEMBINA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TAHUN AJARAN [tahun ajaran]
KEPALA [NAMA SEKOLAH],
Menimbang: a. bahwa untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, dan kemandirian murid secara optimal, perlu diselenggarakan kegiatan ekstrakurikuler; b. bahwa agar kegiatan ekstrakurikuler berjalan tertib dan terarah, perlu ditetapkan pembina untuk setiap kegiatan; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Kepala Sekolah tentang Penetapan Pembina Kegiatan Ekstrakurikuler.
Mengingat:
- Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
- Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
- Kalender pendidikan dan program kerja sekolah tahun ajaran [tahun ajaran].
MEMUTUSKAN
Menetapkan: KESATU: Menunjuk nama-nama sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini sebagai pembina kegiatan ekstrakurikuler tahun ajaran [tahun ajaran]. KEDUA: Pembina sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU bertugas menyusun program, melaksanakan dan mengawasi kegiatan, menilai perkembangan murid, serta melaporkan kegiatan kepada Kepala Sekolah setiap akhir semester. KETIGA: Segala biaya yang timbul akibat keputusan ini dibebankan pada anggaran sekolah sesuai ketentuan yang berlaku. KEEMPAT: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di: [kota] Pada tanggal: [tanggal] Kepala Sekolah,
[tanda tangan dan stempel] [nama lengkap] [NIP, jika ada]
Sesuaikan bagian "Mengingat" dengan peraturan terbaru yang berlaku dan aturan yayasan bagi sekolah swasta.
| No | Nama Pembina | Jabatan | Ekstrakurikuler | Jadwal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | [nama] | Guru PJOK | Futsal | Selasa, 14.00–15.30 |
| 2 | [nama] | Guru Bahasa Inggris | English Club | Rabu, 14.00–15.30 |
| 3 | [nama] | Pelatih luar | Pencak silat | Jumat, 14.00–16.00 |
| 4 | [nama] | Guru Seni Budaya | Paduan suara | Kamis, 14.00–15.30 |
Mencantumkan jadwal di lampiran membantu menghindari bentrok penggunaan ruang dan lapangan.
Idealnya SK terbit sebelum kegiatan ekstrakurikuler dimulai, biasanya pada bulan Juli atau awal Agustus.
Sebelum menetapkan pembina, pastikan daftar ekstrakurikuler sudah sesuai minat murid. Ekstrakurikuler yang tidak diminati sebaiknya ditinjau ulang.
Hindari menumpuk banyak ekstrakurikuler pada satu guru. Pembina yang kelelahan membuat kegiatan tidak berjalan baik.
Jika memakai pelatih dari luar sekolah, cantumkan namanya dan tunjuk guru pendamping dari sekolah sebagai penanggung jawab.
Gunakan sistem penomoran surat yang konsisten. Simpan arsip SK dalam bentuk cetak dan digital agar mudah ditemukan saat akreditasi.
Cukup. Umumnya sekolah menerbitkan satu SK dengan lampiran berisi daftar semua pembina dan ekstrakurikulernya.
Sebaiknya dicantumkan agar penugasannya jelas. Tetap tunjuk guru sekolah sebagai pendamping dan penanggung jawab.
Terbitkan SK perubahan yang menyebutkan pembina lama, pembina baru, dan tanggal berlakunya.
Ya. SK menjadi salah satu bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler direncanakan dan dikelola secara resmi.
Membuat SK setiap tahun sering berarti membuka berkas lama, mengganti nama dan tanggal, lalu berharap tidak ada yang terlewat. Belum lagi mencari arsipnya saat akreditasi. Banyak waktu TU dan Kepala Sekolah habis untuk pekerjaan berulang seperti ini.
ASIS dibangun untuk mengurangi pekerjaan berulang di sekolah. Data guru, mata pelajaran, dan jadwal sudah tersimpan di ASIS, sehingga dokumen sekolah seperti surat dan SK bisa disusun dari data yang sama tanpa mengetik ulang. Arsipnya tersimpan rapi dan mudah dicari. Prinsipnya sederhana: data dicatat sekali, dipakai berkali-kali.
ASIS gratis untuk semua sekolah. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Mulai di asis.id.
Peran guru pembimbing khusus GPK di sekolah inklusi: tugas harian, kolaborasi dengan guru kelas dan orang tua, dokumen PPI, serta cara sekolah mendukungnya.
Apa itu sistem informasi pondok pesantren? Pengertian, komponen, cara kerja dari data santri sampai laporan, dan manfaatnya bagi pengasuh, ustaz, dan wali.
Contoh berita acara rapat kenaikan kelas siap pakai: format lengkap, cara mengisi tiap bagian, lampiran wajib, dan kesalahan yang sering terjadi.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.