Jumat, 18/09/2015 SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten melakukan kegiatan yaitu LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa). Kegiatan yang berlangsung hingga hari Minggu, 20/09/2015 ini diikuti oleh siswa-siswi yang telah lulus seleksi kelas X dan XI, panitia kelas XII, serta guru pendamping.

Tema kegiatan ini adalah “Satukan langkah menuju organisasi yang tangguh.” Pukul 13:30, acara Public Speaking yang dipandu oleh Bapak Rona Binham, seorang trainer, writer, serta blogger. beliau mengemukakan bahwa ada 5 pondasi dasar public speaking adalah, 1. keahlian, 2. passion, 3. pemahaman diri, 4. pemahaman audience, 5. tujuan.

 

Pada akhir acara, yaitu pada pukul 17:00, pak Rona memberikan sebuah buku karangannya kepada seorang peserta yang menurutnya baik tentang cara bicaranya. Dia adalah Mei Wahyu Rias Wati dari kelas XI AK 2.

Sabtu, 19/09/2015 adalah hari ke-2 LDKS. Dimulai pukul 14:30 WIB acara pembukaan dipimpin langsung oleh Bapak Maskur, S.I.P., kepala SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten.

“Acara ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melatih kedisiplinan calon peserta calon anggota OSIS dan Dewan Ambalan, dan juga pergantian masa OSIS dan Ambalan,” ungkap Amri (17), salah seorang peserta.

Rossyana Prastica, Pembina OSIS dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan untuk memotivasi calon pengurus OSIS dan Ambalan. “Memiliki pemimpin yang sederhana dan mampu memimpin agar menjadi lebih baik untuk SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten,” lanjutnya.

Suasana hening menyelimuti saat Kepala Sekolah menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada Ayu Retno Sari, dan Muhammad Ilham.

“Sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu akhlakul karimah,” ungkap Ahmad Marzuki (14), peserta lain.

Acara selanjutnya pada pukul 16:30 hingga 19:30 adalah pentas drama per kelompok, ishoma, serta makan malam. Hal yang seru adalah pada saat makan bersama harus membacakan yel-yel yang dipandu oleh Oktaviana Wahidatul Kirom, ketua OSIS saat ini.

Berikutnya pukul 20:00 hingga 23:00 para peserta LDKS diberi materi tentang keorganisasian dan administrasi yang difasilitasi oleh Bapak Toni Diana, S.Kom. dan Bapak Agus Nur. Suasananya cukup tenang, meskipun beberapa peserta nampak mengantuk bahkan beberapa orang panitia terlihat tidur. Pada pukul 23:00 peserta dan panitia kemudian beristirahat hingga pukul 01:00.

Pukul 01:00 – 03:30 acaranya adalah pembayatan malam. Sebelum itu, peserta LDKS disuruh PBB dulu lalu berwudhu dan berkumpul per kelompok untuk menerima pembekalan dari guru pembimbing. Masing-masing kelompok diminta jalan ke makam pahlawan dan berkumpul di SD Darul Qurro Kawunganten. Setelah itu, per kelompok dipanggil satu-satu disuruh pergi ke makam sendiri, sebelum ke makam peserta LDKS dicuci mukanya oleh pak Makmur.

Kemudian satu per satu peserta berjalan ke makam. Di tengah perjalanan, peserta dijemput oleh panitia lalu matanya ditutup dengan slayer dan dituntun, kemudian duduk sembari menunggu giliran. Pada giliranya, slayer kemudian dilepas dan peserta diberi sebuah lilin dan diberi waktu 2 menit untuk memasuki makam demi mencari logo OSIS dan lencana. Ada banyak peserta yang tidak mendapatkan logo dan lencana tersebut.

Setelah seluruh peserta melalui proses tersebut, mereka kemudian ditempatkan di tanggul dengan mata tertutup. Panitia lalu membacakan sebuah puisi tentang Alloh S.W.T. Beberapa peserta nampak menangis.

Setelah selesai, peserta dan panitia LDKS kembali ke SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten untuk melaksanakan ibadah sholat subuh dan senam pagi. Kemudian kami melakukan big games, permainan ini mengandung makna kekompakan yang dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama-sama di tengah lapangan.

Pukul 08:00 sampai pukul 09:00 acaranya yaitu berpidato yang dipimpin oleh Ibu Trisna Oktavia Lestari, S.Pd. Pada saat beliau berpidato, peserta LDKS nampak mengantuk dan kurang bersemangat. Acara kemudian ditutup pada pukul 11:30 oleh bapak Sutarjo.