smktikwt.sch.id – Seluruh peserta calon Pramuka Penegak Bantara dan Dewan Ambalan SMK Tarbiyatul Islam dan SMK Nusa Taruna 02 Kawunganten melakukan senam pagi, mengawali aktifitas pada Jumat, (25/03).

Senam pagi yang bertujuan untuk menyehatkan badan ini dilaksanakan setelah sholat subuh, sekitar pukul 05:30 WIB bertempat di halaman SMP N Satu Atap, Desa Cikedondong, Kecamatan Bantarsari, Cilacap. Walaupun tidak memakai alas kaki, seluruh peserta mengikuti dengan semangat dan antusias. Senam tersebut berakhir pada pukul 07:00 WIB.

Selanjutnya, di sekitar lapangan Desa Cikedondong tempat peserta mendirikan tenda dilaksanakan kegiatan Kerja Bhakti. Kerja Bhakti ini diikuti oleh peserta dan Dewan Ambalan (DA). Kegiatan ini dilakukan agar keadaan sekitar lapangan Cikedondong tempat peserta berkemah terlihat lebih bersih dan nyaman.

Para peserta dan DA sangat berantusias dalam kegiatan kerja bhakti ini. Ada

yang membersihkan rumput di sekitar jalan, dan ada yang menyapu sekitar lapangan. Para peserta juga ada yang membersihkan lapangan dan sekitar tenda mereka agar keadaan sekitar terlihat lebih bersih dari sebelumnya.

Menurut Heri Trianto (16), salah seorang peserta dari kelas X TKJ 1, kegiatan kerja bhakti ini sangat bagus dilakukan. “Karena dapat mempererat rasa kebersamaan dan gotong-royong untuk kebaikan dan menciptakan suasana yang lebih indah dan nyaman,” ungkapnya.

Di saat yang sama, di sisi lain dari Lapangan Satu Atap Cikedondong terdapat dapur umum, setiap sangga diwakili oleh 2 orang memasak untuk sangga masing-masing. Selain itu, masakan peserta juga dinilai oleh panitia.

Peserta yang tidak terlibat dalam masak-memasak maupun kerja bhakti, ditugaskan untuk apel pagi. Saat bendera Merah Putih dikibarkan, seluruhnya baik peserta, panitia, pembina, serta masyarakat ikut memberi hormat sebagai rasa cinta tanai air Indonesia.

Setelah masak-memasak selesai, semua masakan dicicipi oleh panitia dan diberi nilai.  Semua kegiatan masak bersama akhirnya lancar dan dimenangkan oleh sangga perintis putra dengan masakan sambalado.

Tim Jurnalistik Aksanu
Eka Pratiwi, Wahyuni, Ahmad Sadili