smktikwt.sch.id – Selasa, 22 Maret 2016, siswa-siswi kelas XI program keahlian Akuntasi SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten tengah mengikuti ujian praktik kerja industri (Prakerin). Ujian ini sedianya juga diikuti oleh siswa-siswi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), namun penguji Prakerin TKJ hari ini sedang menghadiri koreksi bersama hasil Ujian Sekolah di SMK Negeri 1 Cilacap. Ujian prakerin untuk siswa TKJ akhirnya diundur sehari berikutnya.

Sebanyak 42 siswa-siswi Akuntansi mengikuti Ujian ini. Satu di antaranya adalah Apri Yani Lestari, siswa kelas XI AK 1 yang baru saja mengikuti ujian ini mengaku lega serta senang. “Setelah mengikuti Prakerin ini saya jadi punya pengalaman, dan siap untuk menghadapi dunia kerja. Jadi tau prosesnya interview,” ungkap Apri yang telah mengikuti Prakerin dari 21 Desember 2015 hingga 14 Februari 2016 ini.

Sylvia Ariyani, S.Pd., salah seorang guru pembimbing laporan Prakerin mengungkapkan bahwa siswa-siswi yang dibimbingnya cukup rajin dan bersemangat. “Mereka benar-benar mengikuti apa yang diprogramkan oleh sekolah, apalagi di laporan dicantumkan bahwa itu merupakan salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Nasional” ungkap pembimbing dari 2 siswa AP dan 7 siswa AK ini. Sylvia bercerita, beberapa siswa/i rela mengorbankan waktunya untuk menyelesaikan laporan tersebut, bahkan mereka bersedia datang ke rumahnya sore hingga malam hari untuk bimbingan.

Penguji prakerin Akuntansi kali ini adalah Ulfa Farida, S.Pd. guru Produktif Akuntansi dan Nawangi Dahlia, S.Pd. guru Bahasa Inggris sekaligus Kurikulum Sekolah.

“Setelah ujian, perbaikannya segera diperbaiki. Karena penguji telah menyampaikan hal-hal yang perlu diperbaiki, supaya tidak lupa setelah selesai ujian langsung diperbaiki. Jadi pada saat dijilid tidak terjadi laporannya masih salah,” pesan Nawangi untuk para peserta Ujian.