Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) merupakan masa memperkenalkan aktifitas sehari-hari di sekolah agar peserta didik baru lebih siap mengikuti kegiatan belajar. Sesuai instruksi dari Mendikbud, MOPDB di SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten berlangsung tanpa perpeloncoan.

“Dengan adanya MOPDB yang berbeda dengan lainnya, diharapkan bisa mengawali kegiatan yang lebih positif. Kedepannya memang tertanam rasa disiplin, melatih diri mengenal lingkungan sekolah, baik guru, sesama siswa dan lingkungan sekolah,. Dengan ini pola pikir siswa pun berubah menjadi lebih positif dan edukatif,” demikian ungkap Mohammad Nasirudin, S.Kom, Guru sekaligus panitia pelaksana MOPDB Tahun Pelajaran 2015/2016.

MOPDB tahun ini berlangsung pada Senin, 27/07/2015 hingga Rabu, 29/07/2015. Diikuti sebanyak 124 siswa, masing-masing dari jurusan Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) 2 kelas, Administrasi Perkantoran (AP) 2 kelas, dan Akuntansi (AK) 2 kelas.

Aan Sirahman (16), seorang alumni SMP Sultan Agung yang mengikuti MOPDB mengungkapkan bahwa dirinya merasa asyik karena tidak disuruh membawa yang aneh-aneh. “Saya merasa nyaman di sini,” ungakap peserta didik yang memilih jurusan TKJ ini singkat.

Satu-satunya atribut yang digunakan adalah papan nama yang terpasang juga foto keluarga peserta didik. Hal ini menurut Apri Yani Lestari (17), seorang panitia bidang perlengkapan, memanfaatkan momen lebaran agar para peserta saling mengenal masing-masing keluarganya. “Setelah saling mengenal, diharapkan silaturahmi antar-keluarga peserta akan terus terjalin,” tuturnya. Selain dipasang di papan nama, foto yang sama juga dipajang di majalah dinding sekolah.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar oleh panitia. Di antaranya perkenalan pengurus OSIS dan seluruh dewan guru, materi Akademik, materi IPTEK, pendidikan baris-berbaris, game outdoor, serta pengembangan diri. Para peserta didik baru pun mulai dibiasakan dengan Tadarus Al-Quran tiap pagi yang merupakan tradisi SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten, Cilacap. 

Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) merupakan masa memperkenalkan aktifitas sehari-hari di sekolah agar peserta didik baru lebih siap mengikuti kegiatan belajar. Sesuai instruksi dari Mendikbud, MOPDB di SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten berlangsung tanpa perpeloncoan.

“Dengan adanya MOPDB yang berbeda dengan lainnya, diharapkan bisa mengawali kegiatan yang lebih positif. Kedepannya memang tertanam rasa disiplin, melatih diri mengenal lingkungan sekolah, baik guru, sesama siswa dan lingkungan sekolah,. Dengan ini pola pikir siswa pun berubah menjadi lebih positif dan edukatif,” demikian ungkap Mohammad Nasirudin, S.Kom, Guru sekaligus panitia pelaksana MOPDB Tahun Pelajaran 2015/2016.

MOPDB tahun ini berlangsung pada Senin, 27/07/2015 hingga Rabu, 29/07/2015. Diikuti sebanyak 124 siswa, masing-masing dari jurusan Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) 2 kelas, Administrasi Perkantoran (AP) 2 kelas, dan Akuntansi (AK) 2 kelas.

Aan Sirahman (16), seorang alumni SMP Sultan Agung yang mengikuti MOPDB mengungkapkan bahwa dirinya merasa asyik karena tidak disuruh membawa yang aneh-aneh. “Saya merasa nyaman di sini,” ungakap peserta didik yang memilih jurusan TKJ ini singkat.

Satu-satunya atribut yang digunakan adalah papan nama yang terpasang juga foto keluarga peserta didik. Hal ini menurut Apri Yani Lestari (17), seorang panitia bidang perlengkapan, memanfaatkan momen lebaran agar para peserta saling mengenal masing-masing keluarganya. “Setelah saling mengenal, diharapkan silaturahmi antar-keluarga peserta akan terus terjalin,” tuturnya. Selain dipasang di papan nama, foto yang sama juga dipajang di majalah dinding sekolah.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar oleh panitia. Di antaranya perkenalan pengurus OSIS dan seluruh dewan guru, materi Akademik, materi IPTEK, pendidikan baris-berbaris, game outdoor, serta pengembangan diri. Para peserta didik baru pun mulai dibiasakan dengan Tadarus Al-Quran tiap pagi yang merupakan tradisi SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten, Cilacap. 

Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) merupakan masa memperkenalkan aktifitas sehari-hari di sekolah agar peserta didik baru lebih siap mengikuti kegiatan belajar. Sesuai instruksi dari Mendikbud, MOPDB di SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten berlangsung tanpa perpeloncoan.

“Dengan adanya MOPDB yang berbeda dengan lainnya, diharapkan bisa mengawali kegiatan yang lebih positif. Kedepannya memang tertanam rasa disiplin, melatih diri mengenal lingkungan sekolah, baik guru, sesama siswa dan lingkungan sekolah,. Dengan ini pola pikir siswa pun berubah menjadi lebih positif dan edukatif,” demikian ungkap Mohammad Nasirudin, S.Kom, Guru sekaligus panitia pelaksana MOPDB Tahun Pelajaran 2015/2016.

MOPDB tahun ini berlangsung pada Senin, 27/07/2015 hingga Rabu, 29/07/2015. Diikuti sebanyak 124 siswa, masing-masing dari jurusan Teknik Komputer & Jaringan (TKJ) 2 kelas, Administrasi Perkantoran (AP) 2 kelas, dan Akuntansi (AK) 2 kelas.

Aan Sirahman (16), seorang alumni SMP Sultan Agung yang mengikuti MOPDB mengungkapkan bahwa dirinya merasa asyik karena tidak disuruh membawa yang aneh-aneh. “Saya merasa nyaman di sini,” ungakap peserta didik yang memilih jurusan TKJ ini singkat.

Satu-satunya atribut yang digunakan adalah papan nama yang terpasang juga foto keluarga peserta didik. Hal ini menurut Apri Yani Lestari (17), seorang panitia bidang perlengkapan, memanfaatkan momen lebaran agar para peserta saling mengenal masing-masing keluarganya. “Setelah saling mengenal, diharapkan silaturahmi antar-keluarga peserta akan terus terjalin,” tuturnya. Selain dipasang di papan nama, foto yang sama juga dipajang di majalah dinding sekolah.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar oleh panitia. Di antaranya perkenalan pengurus OSIS dan seluruh dewan guru, materi Akademik, materi IPTEK, pendidikan baris-berbaris, game outdoor, serta pengembangan diri. Para peserta didik baru pun mulai dibiasakan dengan Tadarus Al-Quran tiap pagi yang merupakan tradisi SMK Tarbiyatul Islam Kawunganten, Cilacap.